Kamis, 27 Mei 2010

Go Fire..



Sebentar lagi ulangan nie, jadi persiapan kita harus matang menghadapinya. Untuk itu, mari kita latihan soal-soal fisika. Udah download belumm..???? AYO dengan mendownload-nya disini. Pelajari baik-baik yah.. Dengan banyak latihan soal, kita bisa dengan mudah untuk menjawab soal-soal yang diberikan saat ulangan… CaaiioooOOO … !!!
Bayi aja bisa semangat, kenapa kita gak ??? :D
GO FIREE .... !!!!!

 

Sabtu, 22 Mei 2010

Mohon Bantuannya


Buat teman-teman yg udah berkunjung ke blognya Ntan, makasih yh..
Tolong kritik dan sarannya, atau tambahan lainnya yang bisa di tambahkan ke blognya Ntan. Karena kritik dan saran kalian sangat membantu untuk mempercantik blog ini.
Makasih, Sukses selalu ^_^

Jumat, 14 Mei 2010

Materi Fisika



Akhirnya tugas ini terselesaikan, walaupun masih banyak kekurangan. Mohon sarannya yahh, Ntan tunggu kritik dan sarannya. Ini materi Fisika kelas X dari semester 1 sampai semester 2. Terima kasih ^_^
Materi Semester 1
2.      VEKTOR
4.      GERAK
5.      GERAK MELINGKAR
6.      GERAK PELURU
Materi Semester 2
1.      OPTIK GEOMETRI
2.      SUHU DAN KALOR
3.      RESISTOR
4.      LISTRIK DINAMIK

Untuk lebih lengkapnya, klik aja di Blog Guru Fisika

Listrik Dinamik


Hukum Ohm menyatakan bahwa besar arus yang mengalir pada suatu konduktor pada suhu tetap sebanding dengan beda potensial antara kedua ujung-ujung konduktor
I = V / R



RANGKAIAN HAMBATAN DISUSUN SERI DAN PARALEL
SERI
R = R1 + R2 + R3 + ...
V = V1 + V2 + V3 + ...
I = I1 = I2 = I3 = ...
PARALEL
1 = 1 + 1 + 1
R    R1  R2   R3

V = V1 = V2 = V3 = ...
I = I1 + I2 + I3 + ...
ENERGI DAN DAYA LISTRIK
ENERGI LISTRIK (W) adalah energi yang dipakai (terserap) oleh hambatan R.

W = V I t = V²t/R = I²Rt
Joule = Watt.detik
KWH = Kilo.Watt.jam
DAYA LISTRIK (P)adalah energi listrik yang terpakai setiap detik.

P = W/t = V I = V²/R = I²R

HUKUM KIRCHOFF 1
Hukum Kirchoff. Hukum ini berbunyi “ Jumlah kuat arus yang masuk dalam titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan”. Yang kemudian di kenal sebagai hukum Kirchoff I. 
Bila digambarkan dalam bentuk rangkaian bercabang maka akan diperoleh sebagai berikut::




HUKUM KIRCHOFF 2
Hukum  Kirchoff 2 dipakai untuk menentukan kuat arus yang mengalir pada rangkaian bercabang dalam keadaan tertutup (saklar dalam keadaan tertutup).
Perhatikan gambar berikut!

Hukum Kirchoff 2 berbunyi : ” Dalam rangkaian tertutup, Jumlah aljabbar GGL (E) dan jumlah penurunan potensial sama dengan nol. Maksud dari jumlah penurunan potensial sama dengan nol adalah tidak ada energi listrik yang hilang dalam rangkaian tersebut, atau dalam arti semua energi listrik bisa digunakan atau diserap.

Untuk lebih lengkapnya, klik aja di Listrik Dinamik ^_^
Tambahan lagi untuk Energi listrik ada disini !

Resistor



Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam satu rangkaian. Sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya  terbuat dari bahan karbon .   Dari hukum Ohms diketahui, resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol  W (Omega). Tipe resistor yang umum adalah berbentuk tabung dengan dua kaki tembaga di kiri dan kanan. Pada badannya terdapat lingkaran membentuk gelang kode warna untuk memudahkan pemakai mengenali besar resistansi tanpa mengukur besarnya dengan Ohmmeter. Kode warna tersebut adalah standar manufaktur yang dikeluarkan oleh EIA (Electronic Industries Association).



Lihat juga contoh lainnya disini!
Contoh rangkaian resitor, Klik ajjah !

Suhu dan Kalor


Berikut adalah teori yang dikemukakan oleh Joseph Black atau lebih dikenal azas Black.
1.       Apabila dua benda yang suhunya berbeda dan dicampur, maka benda yang lebih panas melepas kalor kepada benda yang lebih dingin sampai suhu keduannya sama.
2.       Banyaknya kalor yang dilepas benda yang lebih panas = banyaknya kalor yang diterima benda yang lebih dingin.
3.       Sebuah benda untuk menurunkan ∆T akan melepaskan kalor yang sama besarnya dengan banyaknya kalor yang dibutuhkan benda itu untuk menaikkan suhunya sebesar ∆T juga


4.      Energi mekanik akibat gerakan partikel materi dan dapat dipindah dari satu tempat ke tempat lain disebut kalor. (Syukri S, 1999).
5.      Pengukuran jumlah kalor reaksi yang diserap atau dilepaskan pada suatu reaksi kimia dengan eksperimen disebut kalorimetri. Dengan menggunakan hukum Hess, kalor reaksi suatu reaksi kimia dapat ditentukan berdasarkan data perubahan entalpi pembentukan standar, energi ikatan dan secara eksperimen. Proses dalam kalorimeter berlangsung secara adiabatik, yaitu tidak ada energi yang lepas atau masuk dari luar ke dalam kalorimeter. (Petrucci,1987).
6.      Kalor yang dibutuhkan untuk menaikan suhu kalorimeter sebesar 1 0C pada air dengan massa 1 gram disebut tetapan kalorimetri (Petrucci,1987). Dalam proses ini berlaku azas Black yaitu:
q lepas = q terima
q air panas = q air dingin + q kalorimeter
m1 c (Tp – Tc) = m2 c (Tc – Td) + C(Tc – Td)
keterangan:
m1 = massa air panas m2 = massa air dingin
c = kalor jenis air C = kapasitas kalorimeter
Tp = suhu air panas Tc = suhu air campuran
Td = suhu air dingin